Pelatihan Mesin Pencacah Plastik 1 Pelatihan Mesin Pencacah Plastik 2 Pelatihan Mesin Pencacah Plastik 3 Pelatihan Mesin Pencacah Plastik 4 Pelatihan Mesin Pencacah Plastik 5

 

[wzslider autoplay=”true”]

Sampah plastik hingga saat ini masih terus menjadi persoalan serius di lingkungan kita karena sifat plastik yang sangat sulit terurai di dalam tanah. Beberapa kelompok masyarakat telah berusaha mengumpulkan sampah plastik melalui konsep bank sampah untuk kemudian dijadikan produk kerajinan. Namun demikian, masih banyak sampah plastik yang hanya dikumpulkan kemudian dijual kepada pengepul. Untuk itulah Jurusan Teknik Mesin Universitas Janabadra (UJB) mencoba memberikan solusinya melalui program konversi sampah plastik menjadi bahan bakar minyak.

Program ini berjalan setelah Tim dari Jurusan Teknik Mesin UJB mendapatkan dana hibah pengabdian masyarakat dari Kementerian Ristekdikti melalui skema Ipteks bagi Masyarakat (IbM). Tahap awal program ini dimulai dengan pelatihan pengelolaan sampah plastik sekaligus pelatihan pengoperasian mesin pencacah plastik yang berlangsung di Bank Sampah Mekar Jaya 8 Dusun Kweni, Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Bantul pada hari Minggu lalu (4/9/2016) bertempat di Balai Pertemuan Dusun Kweni. Pelatihan diisi oleh Tim yang terdiri dari Dr. Eng. Mochamad Syamsiro (Ketua) dan Dr. Zahrul Mufrodi (anggota) dibantu oleh teknisi workshop dan para mahasiswa.

Pada pelatihan ini sekaligus juga dilakukan serah terima mesin pencacah plastik yang dihibahkan kepada Bank Sampah Mekar Jaya 8 untuk digunakan mencacah plastik. Pelatihan diikuti oleh Bapak dan Ibu anggota bank sampah. Mereka sangat antusias mengikuti acara tersebut dikarenakan ini adalah hal yang baru buat mereka, apalagi kemudian mereka mendapatkan bantuan mesin pencacah plastik, sehingga harapannya mereka semakin bergairah di dalam mengelola bank sampahnya.

Menurut Ketua Tim sekaligus Dosen di Jurusan Teknik Mesin UJB, Dr. Syamsiro, pelatihan ini merupakan bagian dari program usaha pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM). Dengan program ini diharapkan ada peningkatan nilai ekonomi dari sampah plastik. Minyak yang dihasilkan pun dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk keperluan sehari-hari seperti memasak. Pihak Bank Sampah yang diwakili oleh Ketua Bank Sampah Mekar Jaya 8, Bapak Sunarto dan Ketua RT 08 Bapak Arif menyambut baik kegiatan ini. Pelatihan ini dapat memacu semangat warga untuk semakin serius mengelola bank sampah dan mendapatkan keuntungan ekonomi darinya.

Jurusan Teknik Mesin UJB sendiri selama ini sangat konsern di dalam pengembangan teknologi pengolahan sampah, khususnya menjadi sumber energi yang bermanfaat. Dengan teknologi yang dikembangkan tersebut, kita dapat memanen energi dari sampah, sehingga sampah tidak lagi menjadi masalah buat masyarakat, tetapi malah menjadi berkah yang dapat memberikan keuntungan ekonomi. Kami pun dengan sangat terbuka membuka kerjasama dengan berbagai pihak baik itu masyarakat, pemerintah maupun industri di dalam usaha memanen sampah, ujar Doktor lulusan Jepang di bidang waste to energy ini.

(Telah diterbitkan di Harian Tribun Jogja, 20 September 2016)