Screenshot_2015-10-09-12-34-41

Suharyanto Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika Universitas Janabadra angkatan 2014 asal Kulon Progo telah berhasil membuat robot pengikut garis dengan perintah tepuk tangan melalui pemanfaatan sensor suara. Saat ditemui Suharyanto menuturkan bahwa robot yang telah dibuat tersebut merupakan pengembangan tugas Mata Kuliah Organisasi dan Arsitektur Komputer. Awal pembuatan robot tersebut dari tugas  mata kuliah Organisasi dan Arsitektur Komputer membuat lampu otomatisasi dengan sensor suara tepuk tangan. Apabila akan menyalakan dan mematikan lampu  hanya tinggal melalui tepuk tangan saja. Kemudian dikembangkan ke dalam robot pengikut garis.

Suharyanto juga menjelaskan bahwa robot pengikut garis dengan perintah tepuk adalah robot yang menggunakan protodioda dan condensor sebagai sensornya. Protodioda dapat bekerja dengan bantuan LED yang berfungsi sebagai sumber cahaya. LDR diletakan pada bagian bawah robot dan diatur agar sinar LED yang diarahkan kelantai memiliki posisi jatuhnya tepat berada dibawah LDR. Robot pengikut garis ini memiliki 2 buah sensor. Permukaan suatu garis memiliki daya pantul cahaya yang berbeda, permukaan berwarna putih memiliki daya pantul yang lebih besar dibandingkan dengan permukaan berwarna hitam. Robot pengikut garis ini dapat berjalan diatas jalur berwarna hitam dengan permukaan lantai berwarna putih. LDR akan memiliki nilai resistansi yang lebih jika berada ditempat terang atau mendapat pantulan cahaya, dengan adanya beda daya pantul inilah yang menjadi konsep dari sensor pada robot pengikut garis ini. Untuk sensor suaranya difungsikan sebagai switch On/Off dari power suplay yang digunakan untuk memberikan arus listrik ke rangkaian driver robot.

Yang melatarbelakangi pembuatan robot tersebut bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sangat berpengaruh besar pada pola pikir dan kehidupan manusia. Yang awalnya manusia dalam segala hal melakukannya secara manual mulai beralih ke hal-hal yang otomatis. Tentunya otomatisasi tersebut tidak lepas dari teknoligi komputerisasi atau mikro kontroler. Otomatisasi tersebut dimanfaatkan untuk membantu kinerja manusia dalam melakukan berbagai hal.

Kemaujan teknologi otomatisasi tersebut dapat diterapkan dalam berbagai hal, salah satunya dapat diterapkan dalam dunia robotika. Robotika bukanlah sesuatu yang baru saat ini, sehingga pengembangan dari robot ini sudah banyak dilakukan dalam segala hal pengaplikasiannya. Dimana hampir di semua kalangan meminati dan juga menggunakannya. Salah satunya adalah robot pengikut garis (line follower) dengan jalan dan berhentinya menggunakan perintah suara.

Robot ini diciptakan hanya menggunakan logika secara external, seperti sensor cahaya dan sensor suara tanpa menggunakan bahasa pemrograman. Sehingga kaki pin ICnya hanya dihubungkan pada sensor yang disiapkan.

Hal tersebut sangat membuktikan bahwa mahasiswa jurusan teknik informatika UJB mampu mengimplementasikan ilmu yang didapatkan pada saat perkuliahan.  Tujuannya agar mahasiswa tak hanya secara teori saja yang didapatkan namun secara skill dapat dikuasai dengan baik.