Info Fakultas
Jumat, 30 Jul 2021
  • Pelayanan Akademik selama PPKM dilakukan secara Online/ Daring diperpanjang sampai 30 Juli 2021Wisuda Periode Agustus 2021 : 28 Agustus 2021Pendaftaran yudisium paling lambat : 27 Juli 2021Yudisium Fakultas : 28 Juli 2021Yudisium Universitas : 30 Juli 2021

ICASESS 2019 Wadah Pembelajaran Revolusi Industri 4.0

Diterbitkan : - Kategori : Berita

Rektor Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta, Dr Ir Edy Sriyono MT, mengatakan, revolusi industri 4.0 mempengaruhi banyak bidang kehidupan. Mulai dari model bisnis dan pengembangan layanan, otomasi dan produksi berkelanjutan begitu juga dengan keamanan siber, pendidikan, dan keterampilan pekerja, faktor sosial ekonomi dan masih banyak lagi.

Oleh karena itu, saat revolusi industri 4.0 masih berkembang, bangsa Indonesia harus memperhitungkan, tidak hanya potensinya tapi juga risiko dan tantangannya.

Revolusi Industri 4.0 menjadi titik balik utama sejarah umat manusia. Sebab, Edy Sriyono, membawa dampak serta tantangan lebih besar terhadap masyarakat. Dengan kemajuan teknologi yang semakin pintar dan kemudahan akses data ini, maka menjadikan orang bisa menganalisis data tersebut untuk mengidentifikasi pola dan wawasan yang sebelumnya tidak mungkin.

Rektor Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta, Dr Ir Edy Sriyono MT mengatakan itu dalam The 2nd ICASESS 2019 (International Conference on Applied Science, Engineering and Social Science) di Yogyakarta, kemarin.

Kegiatan yang dilaksanakan UJB Yogyakarta tersebut, mengambil tema ‘The Fourth Industrial Revolution & Its Impact on the Development of Jurisprudance, Social Sciences and Science’ diikuti sejumlah pakar dari sejumlah negara.

Menurut Edy Sriyono, Konferensi 2nd ICASESS 2019 memberikan kesempatan berharga bagi akademisi, peneliti, ilmuwan, mahasiswa peneliti, industri. Serta pembuat keputusan untuk berbagi pengalaman di bidangnya masing-masing. Semua ini dilakukan, lanjut dia, agar terbangun sinergi multidisipliner dalam menghadapi tantangan di era revolusi industri 4.0 seperti yang terjadi saat ini.

Sementara General Chair of Organizing Commite, Dr Dyah Permata Budi Asri SH MKn mengatakan, saat ini peran revolusi industri sangat besar yang memasuki semua aspek kehidupan manusia. Revolusi industri 4.0 menekankan konsep digital dalam memenuhi kebutuhan industri dan ekonomi. Revolusi ini, kata dia, membawa banyak perubahan industri yang lebih efisien.

”Dampak yang diberikan akan signifikan, karena sumber daya manusia berkurang diganti mesin dan robot,” jelas Dyah Permata Budi, yang juga bertindak selaku ketua penyelenggara.

Menurutnya, konferensi internasional 2nd ICASESS 2019 ini mempertemukan para ahli dari berbagai latar belakang pendidikan. Sehingga dapat menyadari bersama dampak revolusi industri bagi pengembangan ilmu hukum, ilmu sosial dan sains.

Ada empat pembicara utama yang dihadirkan dalam konferensi ini, yakni Prof Dr Thomas Scmitz, Guru Besar di Georg August Universitat Gottingen Germany sekaligus Dosen Tamu di Fakultas Hukum UGM.

Prof Dr Hasan Mohd Ali dari University Kebangsaan Malaysia, Prof Zainal Alimuddin dari University Sains Malaysia dan Prof Tomi Suryo Utomo SH LLM PhD dari UJB dipandu moderator Dr Ir Cungki SD MSc.

Menurut Dyah, konferensi internasional ini dihadiri peserta dari berbagai negara, Indonesia, Oman, Malaysia, Turki, Filipina, Thailand, Sri Lanka dan Cina. Yang membuat pihak penyelenggara senang dan bangga, karena hampir semua peserta mengaku puas dengan penyelenggaraan ini.