Info Fakultas
Senin, 02 Agu 2021
  • Pelayanan Akademik selama PPKM dilakukan secara Online/ Daring diperpanjang sampai 30 Juli 2021Wisuda Periode Agustus 2021 : 28 Agustus 2021Pendaftaran yudisium paling lambat : 27 Juli 2021Yudisium Fakultas : 28 Juli 2021Yudisium Universitas : 30 Juli 2021

MENJADI TECHNOPRENEUR DI ERA DISRUPSI

Diterbitkan : - Kategori : Berita

Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin (HMJTM) Universitas Janabadra (UJB) telah mengadakan Kuliah Umum dengan tema “Menjadi Technopreneur di Era Disrupsi” dengan mendatangkan pembicara seorang praktisi bisnis yaitu Bapak Jabat Kaban, S.T. beberapa waktu yang lalu di Ruang Eksekutif Kampus UJB Pingit. Beliau adalah CEO PT. Khalifah Niaga Lantabura (KNL) yang merupakan produsen mesin-mesin pertanian dan pengolahan makanan “Aneka Mesin”.

Acara yang dimoderatori oleh salah satu dosen Jurusan Teknik Mesin, Dr. Eng. Mochamad Syamsiro, dihadiri oleh mahasiswa Jurusan Teknik Mesin dari berbagai angkatan. Para mahasiswa sangat antusias mengikuti kuliah umum dengan banyaknya pertanyaan pada sesi diskusi dan tanya jawab.

Dengan kuliah umum ini, sangat diharapkan pada para mahasiswa setelah lulus nanti tidak hanya menggantungkan pada pekerjaan di perusahaan atau sebagai PNS saja, tetapi juga dapat berwirausaha menjadi entrepreneur berbasiskan teknologi. Bekal ilmu teknik mesin yang didapatkan di kampus UJB diharapkan bisa menjadi modal awal untuk menekuni dunia bisnis teknologi.

PT. KNL sendiri saat ini telah melakukan kerjasama dengan salah satu dosen Teknik Mesin yaitu Dr. Eng. Mochamad Syamsiro dalam pengembangan mesin-mesin pengolah sampah khususnya pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM) dengan teknologi pirolisis. Sinergi antara dunia akademis kampus dengan industri sangat diperlukan untuk menghasilkan produk teknologi yang layak secara komersial dan memberikan benefit bagi para penggunanya. Dengan begitu, akan banyak tercipta produk-produk teknologi lokal Indonesia yang masuk ke pasar dan bersaing dengan produk-produk impor dari luar negeri, sehingga akan semakin menambah daya saing ekonomi Indonesia.