Teknik Sipil

Teknik Sipil berdiri sejak tahun 1967 dan menjadi program studi unggulan dengan akreditasi B. Teknik Sipil merupakan salah satu cabang ilmu teknik yang berkaitan dengan pengadaan fasilitas fisik, manajemen pembangunan dan operasional dari fasilitas tersebut.

Ilmu-ilmu Teknik Sipil akan mempelajari bidang-bidang berikut:

  • Rekayasa Struktur (Structured Engineering) meliputi gedung, jembatan, stasiun pembangkit listrik, bangunan perumahan, bangunan industri, menara transmisi dan telekomunikasi, dan struktur lainnya.
  • Sumber Daya Air (Water Resoursces) dan Teknik Lingkungan (Environmental Engineering) meliputi pengelolaan sumber daya air, irigasi, pengendalian banjir dan drainase, teknik pantai, penyediaan air minum dan distribusinya, penyaluran dan pengolahan limbah, pengendalian pencemaran udara dan air, serta pengelolaan persampahan.
  • Rekayasa Geoteknik (Geotechnical Engineering) meliputi penyelidikan tanah, stabilitas lereng/kemiringan, stabilisasi tanah, desain fondasi, reklamasi tanah, dan kemanfaatan ruang bawah tanah.
  • Manajemen Konstruksi (Construction Management) meliputi manajemen dan administrasi proyek serta penyusunan rencana anggaran biaya proyek konstruksi.

asdasdasdadasdasddfTeknik Sipil adalah salah satu cabang ilmu teknik yang berkaitan dengan pengadaan fasilitas, fisik, manajemen pembangunan, danoperasional dari fasilitas tersebut. Cakupan keterlibatan Teknik Sipilmeliputiperencanaan(planning),peracangan (design), masakonstruksi(controction),pengoperasian(operation), perawatan dan perbaikan (maintenance and repairing), dan pengelolaan (management). Bidang inti Teknik Sipil meliputi :

1. Struktur, (gedung, jembatan, stasiun, pembangkit listrik, stadion olahraga, terowongan, menara telekomunikasi, dan sebagainya)

2. Sumber Daya Air ( irigasi, pengendalian banjir, drainase, teknik pantai, bendungan dan sebagainya)

3. Penyehatan (penyedian air minum, pengolahan limbah, pengendalian pencematan udara, dan sebagainya)

4. Geoteknik (perkuatan tanah, stabilisasi lereng, desain fondasi, utilitas bawah tanah, dan sebagainya)

5. Transportasi (jalan raya, pelabuhan udara, jalan kereta api, sistem transportasi kota, angkutan umum, manajemen lalu lintas dan sebagainya)

6. Manajemen Konstruksi (pengelolaan proyek konstruksi, pelelangan, manajemen biaya, manajemen tenaga kerja dan sebagainya)

Lulusan Teknik Sipil telah berhasil bekerja diantaranya di Bappeda, Dinas Pekerjaan Umum, Pertambangan, PT. KAI, Dinas Perhubungan, PDAM, PT. Angkasa Pura, Prasarana Kota, atau Konstruksi seperti kontraktor atau konsultan.